Tuesday, November 21, 2017
Home > Kredit > Kebiasaan Buruk dalam Mendapatkan Pinjaman Kilat

Kebiasaan Buruk dalam Mendapatkan Pinjaman Kilat

pinjaman kilat

Pinjaman kilat kini menjadi produk yang banyak ditawarkan oleh lembaga keuangan. Hal ini demi bisa menarik minat nasabah dalam meminjam uang. Pinjaman ini diklaim mampu mencairkan dana hanya dalam waktu kurang dari 1 minggu saja. Selain pencairan dana yang cepat, pinjaman dari bank ini juga tidak membutuhkan jaminan dalam prosesnya. YA, pinjaman ini adalah pinjaman KTA yang banyak diperbincangkan.

KTA ini merupakan salah satu jenis produk yang digemari oleh masyarakat banyak lantaran tidak membutuhkan adanya aset sebagai jaminan sehingga semua kalangan pun mendapatkan kesempatan untuk meminjam dari bank. Pinjaman kilat KTA ini juga bisa digunakan untuk berbagai macam hal baik keperluan produktif ataupun keperluan konsumtif. Meski begitu, jangan biasakan untuk berhutang demi keperluan yang sebetulnya tidak perlu karena kondisi keuangan Anda bisa berantakan.

Selain meminjam dengan sengaja ke bank untuk pinjaman, berikut ini beberapa kebiasaan kecil yang juga bisa membuat Anda bermasalah dengan hutang, yaitu:

1. Kebiasaan hutang di warung makan langganan
Makan menjadi kebutuhan penting dalam kelangsungan hidup manusia. Namun mengingat kebutuhan ini harus terpenuhi, justru kerap membuat beberapa orang berhutang demi bisa memenuhinya. Kebiasaan berhutang ini kerap terjadi pada mahasiswa, anak kost atau bahkan para pekerja kantoran ketika jam makan. Hanya karena Anda makan di warung langganan, maka tak sungkan dalam berhutang. Jangan kaget jika ketika akhir bulan dan penjual menagih, uang yang harus Anda bayarkan pun juga terkadang nominalnya mengagetkan. Untuk itu, bayarlah selepas makan dan jangan biasakan untuk berhutang.

2. Kebiasaan menunda bayar pulsa
Di era modernisasi ini, komunikasi menjadi lebih mudah. Hal ini terbukti dari banyaknya kemajuan teknologi yang mampu menjadikan komunikasi lebih canggih. Namun dalam berkomunikasi atau memainkan aplikasi dalam ponsel, tentu saja tidak gratis. Anda harus membayar sejumlah uang untuk pulsa. Pulsa ini bisa ditemui dengan mudah karena banyak teman kampus atau teman kantor yang menjualnya. Namun karena membeli di teman, banyak yang kerap menyepelekan nya dan menunda pembayaran sampai beberapa kali pembelian pulsa. Hingga akhirnya ketika jatah membayar, Anda pun tidak siap dengan nominal yang membengkak.

3. Kebiasaan meminta talangan ketika membeli sesuatu
Pernahkah Anda meminta tolong teman untuk membayarkan benda yang Anda beli karena berbagai alasan tertentu? Hal ini memang wajar dilakukan, namun jika terus-menerus juga tidak baik. Hal ini akan membuat Anda dikelilingi oleh hutang ke beberapa orang yang bahkan mungkin tidak Anda rasakan, namun jumlahnya tak sedikit. Baca Juga: Raih Dana Tunai Jaminan BPKB Melalui Pegadaian Syariah

4. Kebiasaan titip beli
Ketika seorang teman berencana keluar untuk membeli sesuatu, banyak yang biasanya menitip untuk membeli beberapa barang. Tidak masalah jika uangnya langsung diganti, namun jika terus-terusan ditunda dan menitip ke beberapa orang, maka hutang ke teman pun akan membengkak.

Mungkin beberapa kebiasaan tersebut kerap Anda lakukan. Sebetulnya tidak masalah jika memang pinjaman tersebut langsung diganti mengingat teman juga bisa menjadi tempat untuk mendapatkan pinjaman kilat. Namun berbeda jika Anda tak kunjung mengembalikannya dan justru kebiasaan menunda-nunda. Selain tidak baik untuk keuangan Anda, sikap semacam ini juga tidak baik untuk hubungan pertemanan karena menjadikan teman tidak percaya kepada Anda nantinya. Anda juga bisa dijauhi teman karena kebiasaan buruk tersebut. Oleh karena itu, hindari beberapa kebiasaan tersebut dan jika memiliki hutang, segera kembalikan.

Pinjaman Online
Modalkita.com membantu solusi keuangan anda dengan memberikan referensi perusahaan jasa finansial terbaik di Indonesia
http://modalkita.com