Tuesday, December 5, 2017
Home > Pinjaman > Hal yang Harus Anda Ketahui dalam Koperasi Simpan Pinjam

Hal yang Harus Anda Ketahui dalam Koperasi Simpan Pinjam

koperasi simpan pinjam

Bentuk usaha yang hingga sekarang ini dikenal begitu pro rakyat serta memiliki badan hukum ialah Koperasi. Koperasi mempunyai sedikit perbedaan dibandingkan dengan usaha lainnya seperti CV, PT, hingga firma, dimana koperasi memiliki sisi kekeluargaan serta gotong royong saling membantu sesama anggotanya agar terjalin kesejahteraan bersama sesuai dengan prinsip koperasi. Did alam menjalankan usaha, koperasi terdiri dari pengawas dan pengurus yang di pilih di rapat anggota. Pengurus ini yang nantinya akan menjalankan usaha koperasi untuk kesejahteraan anggotanya. Pada prakteknya, ada berbagai macam koperasi. Salah satu koperasi yang begitu populer di ialah koperasi simpan pinjam.

Prinsip dasar dari koperasi ini ialah memiliki anggota dengan sifat terbuka serta sukarela, dikelola dengan cara mandiri dan demokratis. Kekuasaan tertinggi berada di rapat anggota. Keuntungan koperasi dalam bentuk SHU dibagikan secara adil sesuai dengan kesepakatan di dalam rapat anggota. Di dalam menjalankan usaha, koperasi mempunyai modal yang terdiri dari simpanan pokok yang dibayarkan pertama kali oleh anggota, ada pula simpanan wajib yang dibayarkan oleh anggota tiap bulannya, ada simpanan sukarela yang mirip dengan tabungan dengan jumlah serta waktu simpanan yang tidak di tentukan ada pula dana cadangan, modal pinjaman hingga hibah.

Dalam menjalankan usaha, koperasi simpan pinjam ini memberi pinjaman ke anggota dengan mekanisme yang telah di tentukan. Pada awalnya koperasi memang berfokus pada anggotanya saja baik dalam hal simpan atau pinjam, namun di perkembangan usaha yang berikutnya, terdapat produk pinjaman khusus atau bisa juga non anggota. Namun ketika akan meminjam koperasi statusnya ialah calon anggota koperasi.

Ada beberapa syarat menjadi anggota koperasi yang umum seperti WNI, keanggotaan ini memiliki sifat perorangan dan bukan badan hukum, anggota mau membayar simpanan pokok serta simpanan wajib yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anggota menyetujui anggaran rumah tangga, dasar hingga ketentuan-ketentuan yang berlaku di koperasi. Setelah seseorang menjadi anggota, ia dapat melengkapi syarat pengajuan pinjaman seperti berstatus sebagai anggota atau pun calon anggota, mengisi form pinjaman, menyerahkan FC KTP, KK, rekening listrik hingga slip gaji.

Setelah semua persyaratan di penuhi, calon peminjam harus mengikuti beberapa mekanisme atau pun tahapan. Tahapan tersebut seperti melengkapi pengajuan pinjaman menggunakan proposal penggunaan dana, contohnya dana pinjaman akan digunakan untuk modal usaha, selain itu pengurus akan mempertimbangkan pengajuan pinjaman yang sesuai dengan prosedur pinjaman yang telah di tentukan, bila pengajuan pinjaman di setujui, pencairan pinjaman dan lama pengembalian akan di tuangkan di akad pinjaman.

Secara umum di koperasi simpan pinjam, bunga dari koperasi tersebut akan lebih murah dibandingkan dengan tempat lainnya karena tujuan penyelenggaraan koperasi ini untuk mensejahterakan anggotanya. Di dalam menjalankan usaha, koperasi dapat menggunakan alternatif perhitungan bunga seperti bunga flat. Bunga ini nominalnya akan selalu rata setiap bulannya. Ada pula bunga menurun, bunga ini akan berjalan dipengaruhi oleh besaran pinjaman yang masih ada pada peminjam. Nantinya semakin kecil pinjaman akan semakin kecil pula bunga yang harus di bayar. Ketiga ada bunga menurun efektif, pinjaman dengan menggunakan bunga ini cukup menarik karena bunga kredit harus di hitung setiap bulannya sehingga bunga yang dibayar tiap bulan akan semakin menurun. Terakhir ada bunga annuities. Pinjaman ini sebenarnya mirip dengan bunga efektif namun ia dipengaruhi sisa pinjaman per bulannya. Keuntungannya ialah bunga yang dibayarkan menurun sedangkan nominal pokok akan naik.

Pinjaman Online
Modalkita.com membantu solusi keuangan anda dengan memberikan referensi perusahaan jasa finansial terbaik di Indonesia
http://modalkita.com